5 September 2016

9 JENIS ALAT PENGAMAN MOBIL YANG DIREKOMENDASIKAN

Setiap mobil sudah dilengkapi oleh sistem pengaman dari pencurian... Namun, tidak ada salahnya bila kita tetap lebih waspada dan meningkatkan tingkat keamanan dengan memberikan alat pengaman tambahan.

40698
4.2 (84%) 5 votes

Table contents

Membeli pengaman mobil terbaik adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir angka pencurian mobil, mengingat pencurian mobil kerap sering terjadi, tidak mengenal tempat dan waktu. Padahal menurut beberapa korban, mobil mereka telah dikunci sehingga tidak ada peluang pencuri untuk dapat membobolnya. Tapi kenyataanya, aksi mencuri tetap saja terjadi. Entah pencuri nya yang terlalu pintar atau korban yang memang lagi apes aja.

Sebenarnya setiap mobil sudah dilengkapi oleh sistem pengaman dari awal yang memang diperuntukkan untuk mencegah aksi maling. Namun, nggak ada salahnya bila kita tetap lebih waspada dan meningkatkan tingkat keamanan lebih dari biasanya dengan cara memberikan alat pengaman tambahan. Salah satu contoh mobil yang dapat kita beri alat pengaman tambahan adalah Suzuki. Berbagai macam alat pengaman yang sudah banyak di komersialkan mulai dari yang sederhana sampai yang sudah menggunakan teknologi canggih. Berikut ini merupakan daftar beberapa jenis alat pengaman tambahan yang dapat diaplikasikan pada mobil.


  Sumber: news.ralali.com

1. Kunci Setir
Kunci setir merupakan salah satu jenis kunci pengaman mobil terbaik yang berfungsi mengunci pergerakan kemudi. Kunci stir dipasang dengan mengaitkan bagian stir mobil dengan salah satu komponen dari rem, kopling, atau gas sehingga mobil tidak bisa bergerak. Kunci setir banyak modelnya, ada yang mencengkeram setir, ada yang diganjal pada dashboard, ada juga yang dikaitkan dengan pedal gas atau kopling dimana dapat terhubung dengan kabel ke mesin.

Selain kunci setir ada pula kunci tuas persneling, alat yang dipasang mengelilingi tuas persneling sehingga tuas tidak bisa digerakkan, atau dipasang bagian bawah tuas persneling, tersembunyi pada floor atau penutup dasar mobil di sisi pengemudi. Kunci semacam itu bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 600 ribu.
Ada beberapa jenis kunci stir yang bisa diaplikasikan pada mobil anda, diantaranya yaitu:

a. Hipowerlok
Hipowerlock tampil dengan sistem penguncian yang sederhana, praktis, namun memiliki kualitas yang baik. Pemasangannya juga tidak sulit dan dapat dipasang pada posisi lingkar kemudi jenis apapun sekalipun sudah diberi cover.

b. Hipowerlock Alarm
Hipowerlok Alarm memiliki model konvensional dengan tambahan adanya alarm yang juga terpasang. Alarm akan berbunyi ketika sistem penguncian bekerja. Namun kekurangan dari jenis hipowerlok ini adalah pada sistem pemasangannya yang sedikit sulit.

c. Yale
Yale merupakan jenis gembok yang dibuat khusus untuk sistem pengamanan stir mobil. Bentuknya lebih solid dengan memadukan warna kuning dan hitam yang menunjukkan posisi stir dalam keadaan terkunci atau tidak.

d. Hipowerlok Lock Heavy Duty
Hipowerlok lock heavy duty menawarkan dua sistem penguncian dengan model sedikit memanjang. Hipowerlok lock juga memanfaatkan material stainless steel dan memiliki desain yang bagus.

2. Kunci Roda
Kunci atau yang biasa juga disebut spanner merupakan pengaman mobil dari pencuri yang terbuat dari baja dengan tekstur keras berlapis Chrom atau Nikel sehingga tidak cepat aus. Kunci atau spanner terdapat dalam beberapa macam, diantaranya adalah kunci ring, kunci pas, kunci soket, kunci L, kunci Inggris, Kunci pipa, kunci bintang, tracker, kunci roda, dan masih banyak lagi. Kunci roda merupakan salah satu alat pendukung pengamanan lainnya yang biasa dipasang pada mobil. Kunci roda berfungsi membuka baut dan menempatkan kembali tutup roda. Mekanisme kerja kunci roda yaitu mengaitkan velg mobil sehingga mobil tidak bisa bergerak sehingga meminimalisir aksi pencurian di tempat umum.


  Sumber: www.suzuki.co.id

3. Alarm Mobil
Pengaman mobil dari pencurian yang selanjutnya dapat diaplikasikan adalah alarm. Alarm merupakan bunyi peringatan yang terdengar jika terjadi gangguan pada mobil. Ada banyak tanda yang biasa diberikan oleh alarm bila mendeteksi sesuatu yang tidak beres pada mobil ketika sedang diparkir, misalnya adanya sinyal dari sein atau lampu kecil, bunyi klakson, atau memberikan sinyal GSM menggunakan telepon jika alarm tersebut adalah alarm model GSM.

Alarm memang sangat dibutuhkan sebagai alat pengaman tambahan pada mobil mengingat fungsinya adalah menyampaikan sinyal bahaya secara dini sehingga pemilik kendaraan dapat mengantisipasi dengan cepat bahaya yang kemungkinan akan terjadi. Alarm yang digunakan juga sebaiknya juga disambungkan pada speaker di dalam mobil sehingga bila kabel klakson diputuskan, alarm masih berbunyi.


  Sumber: autobild.co.id

4. Immobilizer
Immobilizer merupakan alat pengaman mobil dari pencuri dengan sistem pengaman yang ditempatkan pada mobil. Sistem kerjanya dilakukan dengan mencocokkan kode pada kunci dengan kode pada perangkat mobil. Apabila kode tidak sama, maka mobil tidak bisa dihidupkan. Sistem pengaman ini bisa dijadikan pilihan untuk memproteksi kendaraan anda. Namun pastikan terlebih dahulu bahwa kendaraan anda telah dilengkapi sistem kontrol elektronik.


  Sumber: otomitra.com

5. Pelacak GPS
GPS atau Global positioning system merupakan salah satu perangkat pengaman mobil yang memanfaatkan sistem satelit GPS dan GSM/GPRS dimana sistem kerjanya adalah mengirim data koordinat guna melacak posisi kendaraan sehingga mudah ditemukan. Pemasangan GPS pada kendaraan sangat membantu dalam meminimalisir terjadinya pencurian mobil.


  Sumber: assets.otomotifnet.com

6. Chip Kontak
Chip kontak merupakan alat pengaman tambahan mobil lainnya yang digunakan dengan sistem sensor. Sensor chip hanya mampu terbaca di kunci kontak mobil. Sensor dapat di pasang di kap mobil sehingga apabila kap mobil dibuka alarm nya langsung berbunyi. Sensor memiliki banyak jenis, ada sensor bayang dan sensor getar. Pada umumnya, orang lebih menyukai sensor bayang karena sensor bayang dapat memicu alarm dengan getaran yang halus dibandingkan sensor getar sehingga cepat dalam memberikan tanda apabila terdapat gangguan pada mobil.


  Sumber: im1.olx.biz.id

7. Sling
Sling atau yang juga dikenal dengan istilah kawat baja juga dapat digunakan sebagai pengaman mobil karena kawat baja ini susah untuk diputuskan. Apalagi jika pengaman ini dikombinasikan dengan gembok hardened yang memiliki ukuran besar dan memiliki pengait pendek sehingga akan mempersulit apabila ingin menembusnya dengan gunting gembok. Gembok ini biasanya digunakan pada mobil-mobil box. Selain itu, untuk lebih menambah pengamanan pada mobil, dapat menggunakan kaca mobil anti pecah guna lebih meminimalisir kemungkinan pencurian yang akan terjadi.


  Sumber: saft7.com

8. Pemutus listrik
Memasang pemutus listrik boleh jadi alternatif lainnya untuk meningkatkan keamanan pada mobil anda. Saklar rahasia yang terpasang memiliki fungsi untuk memutuskan aliran listrik mobil sehingga ketika saklar diaktifkan dan listrik diputus aki, mobil tidak akan bisa dihidupkan. Hal ini dapat membuat mobil anda batal untuk dicuri.


  Sumber: www.karimunestilo.com

9. Sekring
Pengaman mobil terbaik lainnya yang sangat berperan adalah sekring. Sekring pada mobil berfungsi dalam mengendalikan listrik mobil dimana jika sekring yang berwarna biru dicabut, mobil tidak bisa dihidupkan.

Nah demikianlah beberapa alat pengaman mobil dari pencurian yang dapat dicoba pada mobil sahabat otomotif. Sebaiknya alat pengaman yang digunakan lebih dari satu untuk lebih meningkatkan keamanan dan mengurangi angka kriminalitas pencurian mobil yang saat ini lagi marak diberitakan. Meskipun tidak dapat memberikan jaminan penuh dapat terbebas dari aksi maling, tapi setidaknya anda sudah mencoba memproteksi mobil anda dari aksi kejahatan. Semoga info yang diberikan dapat mengamankan mobil sahabat dari aksi maling.