CARA TERBAIK UNTUK MENJUAL MOTOR ANDA SILAHKAN CEK PRODUK TERBAIK YANG DIBUAT OLEH PARA PROFESIONAL

Tiga langkah mudah
Dapatkan perkiraan gratis
Kami menggunakan mesin penghitung harga
Untuk mendapatkan harga yang adil bagi Anda
Kami menilai motor Anda
Kami menangani daftar,
tes mengemudi, dan dokumen
Anda mendapatkan cek
Ketika pembeli ditemukan,
kami mengirimkan pembayaran

Table contents

Tanya Jawaban Seputar Penaksiran Harga Motor dan Proses Pembeliannya

(Hal-hal yang berkaitan dengan proses administrasi pembelian)


Pertanyaan pertama: Apa yang harus dipersiapkan saat akan menjual motor?

Jawaban :
Untuk menjual motor, dokumen yang disiapkan adalah STNK, BPKB, faktur pajak, KTP, dan kartu keluarga. Pada intinya dokumen yang disiapkan sama dengan saat akan menjual mobil, hanya sedikit berbeda pada KEUR (Motor tidak memilliki buku KEUR), pengujian motor adalah per 5 tahun, sekalian ganti plat nomor.

Lalu, persiapkan motor yang akan dijual dengan cara diservis mesinnya dan dibersihkan seluruh body nya, agar terlihat menarik saat pembeli melihat motor tersebut. Kalau masih ada kelengkapan peralatan servis bawaan (obeng, tang dan kunci busi, dsb harap untuk dipersiapkan dan ditata rapi)

Pertanyaan ke-2: Saat akan menjual motor milik sebuah instansi, apa yang harus dilakuakan?/

Jawaban :
Menyiapkan dokumen surat pelepasan unit motor yang bermaterai dari instansi atau perusahaan yang ingin menjual motornya, disamping dokumen standar lain seperti BPKB, buku servis ,STNK, dan faktur pajak.

Pertanyaan ke-3: Untuk bisa memperoleh nilai penaksiran, butuh berapa lama?

Jawaban:
Penaksiran nilai harga motor hanya membutuhkan waktu 5 menit, juru taksir akan melihat kondisi fisik apakah sudah ada cacat atau masih bagus kondisinya, sudah banyak penggantian suku cadang atau masih orisinal.

Pertanyaan ke-4: Apa bedanya tukar tambah dan pembelian?

Jawaban:
Tukar tambah adalah menjual motor lama dan menukarkannya dengan motor yang baru di dealer atau toko penjual motor yang sama.

Pembelian adalah membeli unit motor baru di dealer tanpa mempertimbangkan apakah ada penjualan sebelumnya atau tidak.

Pertanyaan ke-5: Bagaimana prosedur dan urutan pembelian?

Jawaban:
Pihak pembeli akan melihat kondisi fisik motor terlebih dahulu kemudian akan mebelinya dengan harga rendah di pasaran. Setelah itu, motor akan direkondisikan untuk diperbaiki sebelum dijual lagi agar terlihat menarik dan harga jualnya naik.

Pertanyaan ke-6: Dinas luar penaksiran bisa melayani sampai jarak sejauh mana?

Jawaban:
Dealer biasanya lebih fleksibel, siap melayani sesuai permintaan konsumen.

Pertanyaan ke-7: Apakah motor akan diambil ke rumah?

Jawaban:
Tergantung permintaan. Biasanya akan diambil ke rumah, tetapi tetap melihat jarak dan kondisi rumah tersebut apakah dekat dengan dealer atau tidak. Pengambilan unit ke rumah juga menjadi kesempatan pihak dealer untuk melihat langsung dan sedikitnya menilai kondisi ekonomi secara umum dari pemilik kendaraan.

Pertanyaan ke-8: Saya ingin motor yang saya jual dijemput di tempat lain, bukan di rumah saya

Jawaban:
Bisa, biasanya janjian terlebih dahulu dimana akan bertemu. Usahakan buat janjian untuk bertemu di tempat yang paling mudah Anda jangkau dan juga pihak dealer jangkau.

Pertanyaan ke-9: Bagaimana bila motor yang niatnya saya jual, masa uji 5 tahunannya mendekati habis?

Jawaban:
Motor memiliki masa uji 5 tahunan, di sana akan dilakukan uji kelayakan kendaraan roda dua. Didalam uji itu, akan diperiksa nomor rangka dan nomor mesinnya. Bila masa itu mendekati habis, silakan untuk diperpanjang terlebih dahulu sebelum dijual. Kalau Anda tetap ingin menjualnya, akan ada konsekuensi pemotongan saat motor tersebut akan dibeli pihak lain. Lebih baik Anda mengurus perpanjangan dulu, karena nanti akan merepotkan pemilik berikutnya. Masa uji kendaraan yang mendekati habis juga bisa mempengaruhi nilai penaksiran.

Pertanyaan ke-10: Setelah dilakukan penaksiran harga, kapan sebaiknya motor dijual?

Jawaban:
Lebih baik kalau harga cocok langsung dijual saja karena apabila ditunda-tunda harganya semakin menurun. Dunia jual beli motor sering berubah-ubah, harga hari ini belum tentu akan sama dengan harga esok hari.

Pertanyaan ke-11: Apakah bila masa uji kendaraan terlewatkan dan motor tidak diuji, motor tetap bisa dijual?

Jawaban:
Bila pemeriksaan fisik 5 tahunan terlewatkan atau masanya sudah habis, motor bisa tetap dijual tetapi akan ada pemotongan harga untuk biaya pengurusan surat tersebut. Karena pengurusan ini sangat merepotkan, walaupun bisa dijual, harga motor tersebut akan turun.

Pertanyaan ke-12: Buku STNK saya hilang, apakah bisa bisa meminta permohonan penaksiran harga?

Jawaban:
Sebelum meminta penaksiran harga, silakan mengurus surat kehilangan di kantor polisi terdekat kemudian hubungi SAMSAT minta agar di cetak ulang. Pengurusan surat kehilangan dari kantor polisi tidak memakan waktu yang lama, satu hari bisa selesai.

Pertanyaan ke-13: Saya lupa membayar pajak motor, apakah saya bisa mengajukan permintaan penaksiran harga.

Jawaban:
Bisa, dengan syarat melunasi pajak motor tunggakan tersebut atau dipotongkan ongkos saat pembayaran motor bila sepakat dibeli. Pembayaran tunggakan pajak sangatlah mudah. Anda bisa datang ke SAMSAT atau juga di gerai keliling pelayanan pembayaran pajak kendaraan. Saat ini pelayanan kepolisian sangat cepat. Untuk pelunasan tunggakan pajak hanya memerlukan waktu 5 menit saja. Cukup bawa KTP dan BPKB asli. Lunasilah pembayaran tunggakan pajak motor Anda supaya harga jual motor juga tidak terpotong akibat kesalahan Anda yang menunggak membayar pajak.

Pertanyaan ke-14: Saya telah kehilangan surat bukti pembayaran pajak motor. Apakah bisa mengajukan permohonan penaksiran?

Jawaban:
Silahkan minta surat kehilangan dari kepolisian dan ajukan permohonan penerbitan ulang surat bukti pembayaran pajak di SAMSAT.

Pertanyaan ke-15: Apabila pemilik sudah meninggal dunia, apa yang dibutuhkan jika ingin menjual motor yang ia miliki?

Jawaban:
Yang pasti surat kuasa dari keluarga pemilik motor tersebut. Dalam hal ini, wajib untuk menunjukkan KK (Kartu Keluarga) asli.

Pertanyaan ke-16 : Apa yang harus dipersiapkan apabila akan menjual motor tetapi pemilik berada di luar negeri ?

Jawaban:
Hubungi keluarga terdekat dan mintalah surat kuasa dari keluarganya. Anda perlu mempersiapkan KTP atau scan KTP pemilik asli dan juga kartu keluarga.

Pertanyaan ke-17: Apakah bisa mendapatkan penaksiran meskipun dengan nomor provinci (wilayah) lain karena sudah pindah rumah?

Jawaban:
Bisa, tapi harus menunjukkan KTP asli.

Pertanyaan ke-18 : Setelah memutuskan untuk menjual dan membuat perjanjian, apakah bisa dibatalkan?

Jawaban:
Pembatalan sepihak kemungkinan besar akan dikenai uang penalty atau denda, nilainya tergantung dari perjanjian awalnya. Pembatalan sepihak akan merugikan pembeli karena sebelumnya telah mengeluarkan banyak tenaga dan meluangkan waktu, dan mungkin juga biaya dalam proses penaksiran.

Pertanyaan ke-19: Pada saat menjual, apakah kita bisa menentukan hari dan jam pengambilan motornya?

Jawaban:
Bisa, biasanya dealer bersifat fleksibel, dan tergantung jauh dekatnya rumah pengambilan tersebut. Dealer akan mengatur jadwal orang yang bertugas mengambil.

Pertanyaan ke-20: Motor masih dititipkan di bengkel perbaikan pasca kecelakaan. Apakah bisa dijual dalam kondisi yang demikian?

Jawaban:
Bisa, tetapi harga motor itu biasanya akan turun dari normal pasarannya. Bila motor dijual dalam kondisi belum jadi, maka akan butuh proses perbaikan yang kadang nilainya besar tergantung jenis kecelakaannya, selain itu harga motor akan turun cukup drastis karena tidak bisa langsung dijual kembali.

Pertanyaan ke-21: Apakah motor bisa dijual apabila cicilan kredit masih tersisa,?

Jawaban:
Bisa, hal ini umum di kalangan masyarakat. Biasanya di over kredit, akan dihitung berapa yang sudah terbayarkan dan berapa cicilan yang masih harus ditanggung. Anda tidak usah khawatir, pihak leasing pemberi kredit juga sudah memahami dan mengantisipas hal ini.

Pertanyaan ke-22 : Apakah penaksiran harga jual itu gratis?

Jawaban:
Pada umumnya itu gratis.

Pertanyaan ke-23: Pada saat menjual, apakah memerlukan biaya?

Jawaban:
Ada, biasanya hanya diberlakukan biaya administrasi.

Pertanyaan ke-24 : Setelah menjual motor, apakah tidak ada uang yang dikembalikan?

Jawaban:
Kalau untuk motor biasanya tidak ada kembalian uang, karena motor jarang sekali menggunakan asuransi. Kecuali motor yang harganya mahal atau motor kelas atas. Kalau dari leasing mungkin akan dapat diskon saja atau potongan cicilan.

Pertanyaan ke-25: Surat pemberitahuan tagihan pembayaran pajak motor yang telah dijual datang lagi. Kenapa?

Jawaban:
Karena belum ada pendaftaran pemilik baru ke pihak SAMSAT sehingga nama lama belum terblokir dan masih berlaku. Pada saat Anda selesai melakukan proses jual beli, maka sesegera mungkin untuk mengurus perubahan kepemilikan kendaraan ke SAMSAT di kota Anda. Hal ini ditujukan agar tidak timbul permasalah di kemudian hari akibat pajak yang masih mengatasnamakan pemilik lama. Akan menjadi hal yang merepotkan bila sesuatu sudah bukan milik Anda tetapi masih ada tanggungan yang datang tanpa Anda harapkan. Anda bisa mengkonsultasikan hal ini pada pihak dealer.

Pertanyaan ke-26 : Harga taksir pada saat penaksiran, efektif berlaku untuk berapa lama?

Jawaban:
Biasanya cuma 1 hari dan lebih dari 1 hari harga akan berubah. Paling lama juga hanya dalam beberapa hari. Harga motor bekas sangat fluktuatif, bila tidak segera dilakukan penjualan, harga bisa berubah esok harinya.

Pertanyaan ke-27 : Apa perbedaan antara penaksiran secara online dengan penaksiran motor secara fisik langsung?

Jawaban:
Penaksiran secara online biasanya hanya menawar kasar saja tanpa melihat benda karena wujud benda tidak bisa disentuh. Namun akhir-akhir ini dalam penaksiran online pun bisa diketahui gambarnya secara tiga dimensi, seperti permintaan untuk ditunjukkan videonya. Sedangkan dalam penaksiran secara fisik, bisa langsung dihargai berapa nilai motor tersebut karena pemeriksaan bisa dilakukan detail dengan melihat dan menyentuh motor yang akan ditaksir.

Pertanyaan ke-28 : Untuk biaya pembelian motor, kapan bisa dibayarkan?

Jawaban:
Pada umumnya pembayaran ditransfer melalui bank beberapa hari setelah dibuat perjanjian penjualan. Atau ada juga delaer yang membayarnya secara tunai bila nilai motor itu tidak tinggi. Namun dalam hal ini, pembayaran melalui transfer bank lebih umum dilakukan.

Pertanyaan ke-29: Apakah ada cara untuk mengetahui estimasi nilai pembelian?

Jawaban:
Ada, biasanya nilai taksiran untuk motor yang sama bisa di cek secara online, terutama dari situs jual beli. Atau terkadang juga bisa dilihat dari iklan kecik di koran.
Pengecekan dilihat dari tahun produksi dan tahun mulai dipasarkan. Namun cara ini tidak mutlak benar karena akan dipengaruhi juga dari kondisi perawatan kendaraan tersebut. Bisa jadi lebih rendah, bisa jadi lebih tinggi.
Selain itu, dalam jual beli motor ada tawar menawar juga. Jadi banyak faktor untuk mengetahui estimasi nilai pembelian, silakan langsung datang ke dealer terdekat saja.

Pertanyaan ke-31: Apakah motor niaga juga bisa dimintakan penaksiran?

Jawaban:
Bisa, motor untuk niaga tetap bisa ditaksir nilainya. Tergantung kondisi fisik dan riwayatnya.

Pertanyaan ke-32: Apakah dealer bersedia membeli motor bekas kecelakaan?

Jawaban:
Masing-masing dealer memiliki kebijakan berbeda. Meskipun ada dealer yang mau, pasti harga penaksiran turun drastis. Motor yang pernah kecelakaan biasanya sparepartnya sudah tidak asli lagi dan nomor platnya sudah pernah masuk dalam catatan kepolisian.

Pertanyaan ke-33: Apakah bisa meminta permohonan penaksiran untuk beberapa motor?

Jawaban:
Bisa, namun biasanya membutuhkan waktu lebih lama.

Pertanyaan ke-34: Apakah dealer juga bersedia membeli motor yang sudah digunakan lebih dari 10 tahun?

Jawaban:
Bisa, lihat kondisi motor tersebut masih layak pakai atau tidak. Motor kelas bawah yang harganya dibawah 30 juta saat baru, saat ini sangat gencar promosinya, yang membuat masyarakat mudah untuk mendapatkan motor baru. Motor dengan usia lebih dari 10 tahun akan riskan anjlok harganya meskipun masih cukup baik kondisinya.

Pertanyaan ke-35: Point apa yang di periksa saat pelaksanaan penaksiran ?

Jawaban:
Melihat kondisi motor tersebut, mengecek setiap fungsi dasar seperti doble stater, lampu, sign, rem, dsb. Dan melihat riwayat bagaimana motor tersebut dipergunakan.

Pertanyaan ke-36: Apakah sebaiknya motor dicuci terlebih dahulu sebelum penaksiran ?

Jawaban:
Benar, sebaiknya dicuci. Kondisi motor yang bersih secara umum akan meningkatkan kesan yang baik terhadap pembelinya

Pertanyaan ke-37: Apabila terdapat lecet atau penyok, apakah harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan penaksiran?

Jawaban:
Seharusnya diperbaiki dahulu agar nilai jualnya tinggi dan biar terkesan menarik.

Pertanyaan ke-38 : Apakah ada nilai plus untuk motor yang perangkat audionya bagus?

Jawaban:
Terkadang motor ada yang dipasangi perangkat audio, tetapi itu menyalahi undang-undang.

Pertanyaan ke-39: Apakah untuk motor custom yang sudah dimodifikasi juga bisa dibeli?

Jawaban:
Bisa dibeli tergantung kesukaan konsumen yang akan membelinya, namun tetap harus ada part asli/part bawaan motor tersebut. Tetap harus diingat tidak semua orang suka dengan modifikasi, karena selera masing-masing orang berbeda.
Meskipun modifikasi motor dengan biaya tinggi, belum tentu nilai jualnya juga akan tinggi. Jangan kaget bila harga taksiran akan dikeluarkan dengan nilai rendah karena dealer jaga-jaga akan sulitnya mengeluarkan motor modifikasi dalam penjualan. Motor jenis ini biasanya dijual perorangan atau sesama komunitas, tapi tidak menutup kemungkinan dealer mau membelinya. Biasanya modifikasi juga dilihat dari seberapa persen tingkat orisinalitasnya.

Pertanyaan ke-40: Kunci motor saya hilang. Apakah dealer masih mau membelinya?

Jawaban:
Sebaiknya diganti yang baru sebelum dijual, karena hal ini akan mengurangi kasus kriminalitas.

Pertanyaan ke-41: Adakah hal yang harus diperhatikan saat motor kita akan diperiksa?

Jawaban:
Motor harus dalam keadaan bersih dan rapi agar pembeli senang melihat motor tersebut. Ibaratnya mau membeli sesuatu, pasti Anda juga menginginkan yang anda beli dalam kondisi bagus dan bersih.

Pertanyaan ke-42: Ketika motor tidak bisa bergerak karena aki tidak berfungsi, apakah bisa dijual dengan kondisi seperti itu?

Jawaban:
Bisa, nanti waktu pembelian dikurangkan untuk biaya membeli aki baru. Karena untuk aki motor biasanya tidak begitu mahal, antara 200.000 hingga 350.000 rupiah tergantung motornya. Usahakan untuk dibelikan aki baru saat akan dilihat pembeli, untuk mempermudah mengujinya. Pengujian double starter tidak bisa dilakukan kalau aki habis.

Pertanyaan ke-43: Apakah saya bisa menyembunyikan riwayat perbaikan motor karena saya tidak mau nilai penaksirannya turun?

Jawaban:
Lebih baik katakan sejak awal agar tidak membuat kecewa pembeli.